Bagaimana sih cara menulis artikel ? apa saja yang perlu
disiapkan untuk menulis artikel ? apakah menulis artikel sulit ? yuk kita bahas
bersama di sini.
Setelah di artikel sebelumnya kita belajar Apa Itu Blog?
dan Cara Membuat Blog. Mari kita belajar, mulai dari pengertian menulis, definisi
artikel, contoh, etika serta tips dan trik nya secara lengkap.
Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu
catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis merupakan
sebuah seni merangkai kata untuk dijadikan sebuah maha karya.
Di dunia teknologi yang semakin maju ini, ada banyak
aplikasi yang memudahkan kita untuk menulis. Entah sekedar cuitan-cuitan
twitter, berbagi informasi melalui blog-blog seperti Blogger.com maupun
Wordpress, atau membuat cerita di Wattpad.
Blog sendiri merupakan tempat dimana kita bisa membagikan
tulisan-tulisan kita kepada masyarakat umum. Menulis di blog kita sendiri itu
rasanya berbeda dengan menulis di tempat lain.
Menulis di blog kita sendiri itu kayak kita menulis di
rumah kita sendiri. Kita bebas mau nulis apa aja sesuai dengan apa yang kita
inginkan. Berbeda dengan kita mengirimkan artikel kita ke website orang lain,
seperti Detik.com ataupun IDNTimes.
Akan sangat berbeda lagi ketika kita menulis di Wattpad,
rasanya berbeda. Terlepas dari itu semua, senyaman kita saja mau menulis dimana.
Setiap tempat berbeda karna memiliki fungsinya masing-masing.
Bicara soal menulis, menulis artikel itu berbeda dengan
menulis cerpen, apalagi novel. Tapi, apakah menulis artikel itu susah ? tentu
tidak, menulis itu gampang-gampang susah kok.
Semakin sering nulis, perlan-pelan nanti juga mahir kok. Asal
kita bawa seneng aja.
Oke, yuk kita belajar bersama seputar menulis artikel. Menulis
artikel itu sama saja kita memberikan informasi kepada banyak orang. Setiap
artikel punya jenis nya masing-masing.
Pengertian
Artikel
Dikutip dari Wikipedia, Artikel adalah karangan faktual
secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan di
media online maupun cetak dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang
dapat meyakinkan, mendidik, atau menghibur.
Jenis-jenis
Artikel
11. Deskripsi
Karangan deskripsi merupakan jenis karangan yang berisi gambaran
tentang suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat,
mendengar, dan merasakan apa yang diceritakan tersebut.
22. Narasi
Sederhananya, narasi juga dikenal sebagai cerita. Karangan
narasi berupa peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam
kejadian tersebut pun terdapat tokoh yang berperan. Karangan narasi bisa berupa
fakta maupun fiksi.
33. Eksposisi
Karangan eksposisi merupakan karangan yang berisi
penjelasan ataupun uraian tentang suatu topik dengan tujuan untuk memberi
informasi atau pengetahuan bagi pembacanya.
44. Argumentasi
Karangan argumentasi merupakan jenis karangan yang
bertujuan untuk membuktikan kebenaran tentang pendapat seseorang atau kelompok
dengan menggunakan data berupa fakta sebagai bukti.
55. Persuasi
Karangan persuasi merupakan karangan yang bersifat
mengajak atau yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca agar pembaca melakukan
sesuatu. Artikel persuasi bisa disebut juga sebagai artikel opini.
Pola/Struktur
Penulisan Artikel
Setiap artikel punya strukturnya masing-masing, saya lebih
suka menyebutnya pola. Setiap artikel
punya polanya masing-masing. Pola itu tercipta sesuai dari jenis artikel itu
sendiri seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Lalu, apa saja pola penulisan artikel ?
Ada banyak sekali pola dalam penulisan artikel, bahkan
kita bisa menyusunnya sendiri sesuai gaya nulis kita masing-masing.
Contohnya, untuk artikel di kolom “STORIES” di
musarizalalfath.blogspot.com pola umum yang digunakan, introduction – orientation
– topic – argumentation – conclution
– coda
Intro di 2 paragraf pertama, orientation di paragraf ke-tiga,
kemudian disusul topik yang ingin dibahas, lalu ditegaskan dengan argumentasi,
diingatkan kembali dengan kesimpulan, dan diakhiri dengan penutup.
Itu merupakan salah satu pola untuk artikel opini yang
berisikan pendapat kita tentang topik yang dibicarakan.
Namun, dari sekian banyak pola yang ada, pola yang sering
digunakan adalah Describtive-Narrative. Pola
deskriptif naratif lebih banyak digunakan karena penulisannya yang mudah.
Kita jelaskan dulu pengertian dasarnya, kemudian kita
jabarkan dengan cerita mulai dari awal peristiwa hingga akhir cerita.
Pola ini memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya yaitu
kita sebagai penulis dimudahkan dalam menyajikan informasi yang dibahas, karna
strukturnya mengalir. Coba baca :
11. “Konser Galang Dana #2” –
MRI Karanganyar
Itu merupakan contoh artikel yang menyajikan informasi
tentang suatu kegiatan dengan pola deskriptif naratif.
Namun, deskriptif-naratif juga memiliki kelemahan, yaitu
penulis harus tahu secara rinci kegiatan yang dilaksanakan. Dan artikel yang
isajikan harus memuat 5w+1h (what, when, where, who, why, and how).
Akan sangat berbeda lagi jika kita menulisnya dengan pola
features. Di pola ini, kita tidak
perlu 5w+1h, kita juga tidak perlu tahu detail acara yang ada. Tapi di pola ini
kita harus menyajikan ungkapan seseorang berupa wawancara.
Contohnya :
Sama-sama menyajikan informasi, tapi dengan pola yang
berbeda. Kelemahan dari pola ini yaitu artikel nya tidak lengkap, tidak ada
5w+1h. Tapi kelebihannya penulis tidak terlalu diribetkan dengan runtutan acara
secara detail.
Hal-hal
Yang Perlu diSiapkan Untuk Membuat Artikel
1. Menentukan topik yang ingin dibahas
Yang pertama, kita tentukan dulu topik apa yang ingin
kita bahas. Dengan adanya topik yang akan kita bahas, kita bisa menentukan pola
mana yang akan kita gunakan.
2. Menentukan jenis dan pola yang ingin digunakan
Pola yang kita gunakan sesuai jenis artikel yang akan
kita tulis ya. Polanya sudah kita bahas di atas.
3. Membuat kerangka apa saja yang ingin ditulis
Hal ini sering kali diremehkan oleh para penulis pemula. Padahal
hal ini amat sangat penting. Tanpa kerangka, di tengah perjalanan penulis
biasanya akan kebingungan tentang apa yang akan mereka tulis selanjutnya.
Pada akhirnya, hanya akan membuang-buang waktu untuk
berpikir apa yang ingin dia tulis. Artikel yang ditulis juga biasanya tidak
terstruktur (lompay-lompat). Udah sampek ke C, balik lagi ke A.
4. Melakukan research
Research merupakan bagian penting dari menulis artikel. Dengan
research kita bisa menambah wawasan, serta kita bisa menyajikan data-data
faktual
5. Tak perlu mengikuti apa kata guru bhs. Indo
Di pelajaran sekolah, kita sering diharuskan menulis
dengan satu paragraf minimal 3 sampai 4 kalimat. Setiap kalimat harus
berunsur S-P-O-K lah, trus harus
sesuai KYD lah dan lain sebagainya itu
tidak harus kita terapkan.
Dalam menulis artikel blog yang terpenting adalah enak dibaca,
dan datanya merupakan data real (bukan hoax). Gaya bahasanya ngalir aja sesuai
gaya nulis kita sendiri.
6. Membuat judul
Hal terakhir dari menulis, adalah membuat judul. Membuat judul
itu enggak gampang lho guys. Kita enggak boleh bikin judul yang terlalu
panjang, apalagi njlimet.
Judul yang bagus akan menarik perhatian pembacanya, tapi
satu hal yang harus diingat, judul yang diberikan harus sesuai dengan konten yang
disajikan. Jangan PHP.
Apa
Trik Agar Mudah Menulis ?
Kalau kamu masih bingung mau nulis
apa, ada sedikit tips dan trik menulis nih. Trik ini adalah trik yang banyak
digunakan oleh para penulis artikel.
ATM Yap, Ambil Tiru Modifikasi merupakan trik yang umum dugunakan para penulis
artikel. Kita research artikel yang berkaitan dengan topik yang ingin kita
bahas, kemudian kita modifikasi agar artikel yang kita buat tetap artikel
original.
Eiitttss.......! jangan lupa, kalau
artikel yang kita sajikan merupakan artikel copas, alias tanpa
modifikasi, jangan lupa sertakan sumbernya ya. Itu merupakan etika dalam
menulis.
Trik lain yaitu MIXING yap, mixing yaitu
mencampur. Trik ini hampir sama dengan ATM, Cuma bedanya kita mencari referensi
dari beberapa sumber kemudian mencampurnya menjadi satu.
Mixing akan tetap menjadi artikel
original kita asal tulisannya tidak sama persis dengan yang kita ambil. Kalau masih
sama persis, itu artinya masih berupa tulisan orang lain.
Kelebihan dari trik ini selain bisa
menambah wawasan kita, trik ini bisa membuat artikel kita jadi lebih lengkap.
Trik terakhir yang harus dikuasai
oleh setiap penulis adalah IMPROVISASI tanpa imprivisasi penulis ga akan bisa menulis karyanya
secara original buatannya sendiri.
Editing
Editing
Salah satu hal penting dalam membuat artikel yaitu editing. Proses editing merupakan salah satu bagian dari proses finishing. Setelah kita selesai menulis artikel, sebaiknya baca ulang artikel yang sudah kita buat tersebut dengan suara.
Kenapa dengan suara ? karna dengan bersuara kita akan lebih jelas membaca kata demi kata sehingga kita bisa menemukan typo dan membenahi kalimat yang kalau dibaca rasanya kurang pas.
Oiya, di proses inilah kita tempatkan keyword-keyword yang berkaitan dengan artikel kita. Lengkapnya kita bahas di artikel selanjutnya ya.
Well, Alhamdulillah, kita sudah belajar :
1. Pengertian menulis
2. Pengertian artikel
3. Jenis-jenis artikel
4. Pola yang digunakan dalam menulis artikel beserta contohnya
5. Hal-hal yang perlu disiapkan untuk menulis artikel
6. Etika menulis, dan
7. Tips dan Trik menulis artikel
Semoga dengan artikel ini bisa
menambah wawasan kita mengenai cara menulis artikel ya guys. Silahkan tinggalkan
pendapat kamu di kolom komentar ya. Selanjutnya, kita belajar "Cara Membuat Artikel Yang Responsif"





0 Comments