Bikin artikel yang responsif ? begini caranya, simak trik-trik berikut ya guys.. kita bahas secara lengkap cara membuat artikel yang responsive di sini.


Artikel merupakan bagian penting dalam sebuah blog. Artikel itu seperti jantung dari blog itu sendiri. Karna artikel memang merupakan main course menu utama dari sebuah blog. Blog yang bagus, pasti memiliki kualitas artikel yang bagus pula.


Di artikel sebelumnya Belajar Trik Mudah Membuat Artikel Blog sudah kita bahas mengenai dasar membuat sebuah artikel. Buat yang belum baca, temen-temen boleh baca dulu ya, aku tungguin, hehe.


Dan di artikel ini, kita akan naik ke level yang sedikit lebih tinggi. Yap, membuat artikel yang responsif.


Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi nilai  dan kualitas dari sebuah artikel. Sebagai seorang penulis, tentu kita sangat ingin bisa membuat artikel yang berkualitas, berkelas.


Dikutip dari PanduanIM, langkah awal membuat artikel adalah tak usah memperhatikan SEO. Apa itu SEO ? SEO adalah kependekan dari Search Engine Optmization. Dalam kata lain, SEO berfungsi untuk membuat artikel kita bisa ke index di mesin pencarian google.


Berarti SEO itu penting dong ? yap, seo memanglah penting. Yang perlu kita tekankan adalah pada saat awal menulis artikel tak usah hiraukan seo terlebih dahulu. Fokus saja menulis apa yang ada di pikiran kita.


Fokus saja agar tulisan-tulisan yang kita buat bisa enak dibaca dan mengandung hal-hal yang dibutuhkan oleh para pembacanya. Kalau tulisan kita enak dibaca, pembaca pasti juga akan betah berlama-lama membaca tulisan-tlisan kita.


Bahkan, pembaca tersebut akan lebih memprioritaskan membaca tulisan kita katimbang tulisan dari orang lain. Jadi fokus kita kali ini adalah bagaimana cara agar tulisan kita enak di baca oleh pembacanya.


Dari sebuah research, google sekarang ini udah canggih. Bisa ngukur mana artikel yang dibacanya lama dan mana yang dibacanya sebentar.


Contoh, artikel yang dibaca 100x dengan rata-rata dibaca selama 4 menit akan lebih responsif dari pada artikel yang dibaca 300x dengan rata-rata dibaca selama 2 menit.


Algoritma google menerjemahkan, bahwa artikel yang dibaca selama rata-rata 4 menit lebih berkualitas, maka google search engine akan menaikkan edge rank/rangking di laman pencarian google.


Oiya, membuat artikel blog itu berbeda dengan membuat buku atau novel lho ya, apalagi buku sekolah, beda banget. Kalau kita membuat sama dengan yang ada di buku, kemungkinan besar pembaca engga akan betah baca tulisan kita.


Kamu aja di suruh baca buku pelajaran malah tidur kan ? ngaku hayo


Buat yang belum tahu blog itu apa, silahkan baca : "Blog itu apa ?"


Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, Membuat artikel (khususnya untuk blog) tidak harus nurut seperti apa yang diajarkan guru Bahasa Indonesia. Yang harus sesuai EYD.


Kita juga engga harus memuat S-P-O-K tiap kalimatnya, apalagi minimal 3-4 kalimat tiap paragraf nya. Balik lagi, artikel blog fokus pada isi materi dan gaya bahasanya.


Lalu, bagaimana cara membuat artikel yang responsif ?
Yuk kita pelajari bersama


Penataan Teks



Trik pertama yang dilakukan agar secara persuasif tulisan yang kita buat lebih enak dibaca adalah dengan menata teks.


1. Paragraf

Seperti yang sudah dikatakan di atas, kita enggak harus ngikutin apa yang diajarkan di sekolah. Agar lebih enak dibaca, jangan membuat paragraf yang terlalu panjang.


Kenapa ? karna paragraf yang terlalu panjang akan membuat pembaca cepat merasa lelah. Lebih baik membuat paragraf yang singkat-singkat, walaupun paragrafnya bakal lebih banyak.


Standarnya, di Ms. Word dengan font arial size 12, terdiri dari 2-3 baris per paragrafnya. Kalau udah 4 baris lebih, di mode mobile akan jadi lebih panjang lagi.


Selanjutnya, gunakan justify (ctrl+j) atau rata kanan-kiri. Trik yang ini bebas sih, mau kamu pake boleh, engga juga gapapa. Hanya sekilas, kalau kita pake justify, tulisan kita akan terlihat lebih rapih.


2. Font

Sebaiknya, jangan gunain font yang neko-neko (aneh-aneh). Gunakan saja font yang standar seperti Arial atau Calibri. Selain menghindari misfont, penggunaan font standar lebih mudah dipahami.


Gaya Bahasa

Gaya bahasa merupakan cara kita menyampaikan topik yang dibicarakan, dengan melalui tulisan yang kita buat. Gunakanlah gaya bahasa kalian sendiri dan senyaman kalian. Usahakan sesuaikan dengan target market nya ya.


Gaya nulis buat anak SMA sama orang dewasa berbeda. Jangan disama ratakan. Gaya bahasa juga akan mempengaruhi pemilihan kata yang akan kita gunakan.


Contohnya, Untuk orang 30 tahunan ke atas, kita bisa gunakan kata “Anda” dan “Saya”. Sedangkan untuk yang lebih muda, kita bisa pakai yang lebih santai, seperti “Kamu” dan “Kita”.


Permalink

Temen-temen tau nggak ? link dari artikel yang kita buat bisa kita ubah lho. Dasarnya, kalau kita set ke otomatis, blog akan membuat link berdasarkan bulan dan tahun postingan kemudian disusul beberapa kata pertama dari judul artikel kita.


Sedangkan ketika kita kelepasan upload tanpa menulis judul, maka link akan dibuat dari beberapa kata pertama di artikel yang kita buat.


Meskipun link nya sudah jadi, link tersebut masih bisa kita ubah kok. Cara mengubahnya klik edit postingan kita, lalu ubah di bagian permalink di sisi bagian kanan di bawah tanggal.





Sebaiknya, buat permalink yang singkat tapi mencakup inti artikel yang kita buat. Jangan terlalu panjang, karna google search engine lebih menyukai link yang singkat namun pasti.


Jangan kayak dia,Datang bawa harapan, Trus ngilang pas lagi sayang-sayangnya


contoh : indoitlearning.com/membuat-artikel-responsive.html


Oiya, selain permalink, waktu postingan kita juga bisa diubah lho. caranya klik di bagian tanggal trus ubah ke mode manual.


Tapi sayang, sampai saat ini, di Blogger.com kita tidak bisa menghapus bulan dan tahun yang ada dalam permalink


Gambar sebagai pemanis

Jangan lupa, sertakan gambar di artikel yang kita buat ya. Gambar visual akan mempercantik artikel kita. Selain itu, akan membuat pembaca tidak cepat bosan membaca tulisan-tulisan kita (secara tidak langsung).


Apalagi kalau artikel yang kita buat merupakan artikel yang panjang. Minimal, berikan 1 gambar visual untuk background artikel yang kita buat.


Keyword Destinsy

Keyword Destinsy bisa juga disebut penempatan jumlah keyword di tulisan kita. untuk membuat artikel yang responsif, kita perlu yang namanya memberikan keyword. Keyword itu apa ?


Keyword adalah kata kunci yang akan dicari oleh para pembaca melalui google search engine. Penggunaan keyword yang tepat akan membantu mesin pencarian google mengindex artikel kita.


Sedangkan keyword destinsy sendiri merupakan jumlah keyword dari jumlah keseluruhan kata di artikel kita. Membuat keyword itu ada ukurannya, jangan kebanyakan.


Yang berlebihan itu tidaklah baik,Kecuali kelebihan duit, wkwkwk


Judul Yang Menarik

Seperti yang sudah kita singgung di artikel sebelumnya, judul yang menarik akan membuat artikel kita di buka oleh para pembacanya. Maka dari itu, judul yang baik berpengaruh terhadap responsif atau tidaknya artikel kita.


Oiya, untuk membat judul artikel, lebih baik jangan terlalu panjang. Standarnya, kalau sudah lebih dari 7 kata, kata selanjutnya akan terpotong di laman pencarian google.


Dan jangan lupa, buatlah judul yang real. Alias sesuai dengan isi konten yang kamu berikan, jangan PHP....!


Original

Menjadi penulis konten yang professional pasti membutuhkan skill menulis. Bagaimana disebut profesional jika tulisan yang dibuat saja masih copas. Lho, bukannya di artikel sebelumnya boleh copas ya ?


Copas boleh, tapi ya jangan semuanya, sedikit saja sebagai bahan data/argumen. Tapi ingat, kalau copas harus menyertakan sumbernya ya. Baik tulisan maupun gambar.


Lalu, mixing merupaka salah satu trik jika temen-temen bingung buat nulis atau masih belum bisa menulis karyanya sediri. Mixing merupakan sarana belajar, seiring berjalannya waktu, kita pasti bisa menulis karya kita sendiri.


Sedangkan ATM, merupakan trik untuk mencari referensi.




To The Point

Di ilmu SEO, salah satu yang bisa kita terapkan adalah to the point. Jangan banyak basa-basi di awal tulisan kita. langsung aja tembak apa yang akan kita tulis. Ada yang bilang, to the point dan letakkan keyword di 100 kata pertama.


Oiya, di laman pencarian google, selain judul, google akan menampilkan deskripsi singkat mengenai artikel kita. ini biasanya diambil dari paragraf pertama yang kita tulis. Itulah mengapa kita diminta untuk to the point di awal tulisan kita.


Bagi pengguna google baru, kebanyakan mereka hanya melihat judulnya saja. Tapi berbeda dengan pegguna google lama yang udah sering di PHP in oleh judul. Maka dari itu, mereka juga mempertimbangkan artikel mana yang ingin mereka baca, dengan membaca deskripsi singkat artikel nya.


Oiya ada sedikit tips,


Artikel yang baik berkaitan dengan artikel yang lainnya. Dan hindari menulis di kertas, karna kalau di tengah jalan ada yang salah, atau perlu di edit, atau mungkin kita punya ide lain (perlu memindah paragraf), biasanya kita jadi malas buat ngubahnya.


Akhirnya, jadi males ngelanjutin deh.


By the way, selamat yah kamu telah belajar cara membuat artikel yang responsif, yang intinya di antara lain : 

1. Penataan teks
2. Memilih gaya bahasa
3. Menggunakan Permalink
4. Keyword destinsy
5. Membuat judul
6. Membuat konten yang original
7. To the point
8. Jangan PHP


di PHP in itu emang sakit,Makanya jangan php


next : "Cara Download Template dan Upload Ke Blog"